Sabtu, April 13, 2024
spot_img

Gempa Rusak Ratusan Rumah Warga Sukabumi

Baca Juga

SukabumiBerita.com—Ratusan rumah warga di Kabupaten Sukabumi mengalami kerusakan akibat terdampak dua kali gempa bumi kemarin. Sebagian besar rumah rusak terdampak gempa berada di wilayah Kecamatan Kabandungan.

Salah satu gempa yang berdampak terhadap rumah warga itu dilaporkan terjadi pada 8 Desember 2023. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa magnitudo (M) 4,0 itu berpusat di darat 25 kilometer arah barat daya Kota Bogor, dengan kedalaman 5 kilometer.

Kemudian terjadi gempa lagi pada 14 Desember 2023, dengan kekuatan M 4,6, yang berpusat di 25 kilometer arah barat laut Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman lima kilometer.

Berdasarkan pendataan petugas di lapangan, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan, dua kejadian gempa itu mengakibatkan 616 rumah warga rusak, dengan tingkat bervariasi.

“Perinciannya, rusak berat tujuh unit, rusak sedang 84 unit, dan rusak ringan 525 unit,” kata Manajer Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna, Selasa (19/12/2023).

Daeng menjelaskan, gempa pada 8 Desember 2023 dilaporkan menimbulkan kerusakan pada 186 rumah warga. Terdiri atas rusak berat dua unit, rusak sedang 40 unit, dan rusak ringan 144 unit.

Sementara gempa yang terjadi pada 14 Desember 2023 dilaporkan merusak 430 rumah, dengan perincian rumah rusak berat lima unit, rusak sedang 44 unit, dan rusak ringan 381 unit.

Rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa ini dilaporkan paling banyak di wilayah Kecamatan Kabandungan. Di mana di Desa Tugubandung 26 rumah yang dilaporkan rusak, di Desa Mekarjaya 38 rumah, di Desa Kabandungan 78 rumah, di Desa Cihamerang 150 rumah, dan di Desa Cipeuteuy dilaporkan 321 rumah warga yang rusak.

Satu rumah lainnya yang mengalami kerusakan akibat gempa dilaporkan berada di Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, dengan kategori rusak sedang. Satu rumah juga rusak sedang di Desa Bojongasih, Kecamatan Parankansalak, dan satu rumah rusak sedang di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar.

Gempa pun dilaporkan menimbulkan kerusakan pada sembilan fasilitas umum atau sosial. Dikabarkan juga ada sekitar 18 kepala keluarga, terdiri atas 62 jiwa, yang mengungsi sementara.

Sebelumnya pada Jumat (15/12/2023), Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi Iyos Somantri bersama Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Anjar Ari Wibowo meninjau lokasi terdampak gempa. “Pemkab Sukabumi mengambil langkah cepat penanggulangan bencana,” kata Wabup Iyos.

Iyos mengatakan, Pemkab mempertimbangkan opsi relokasi bagi warga yang rumahnya terdampak gempa. Namun, untuk relokasi atau tidak, harus berdasarkan kajian. “Kami akan melihat dan mengecek perkembangan di lapangan karena gempa terjadi sangat sering akhir-akhir ini,” pungkas Wabup Iyos.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Terbaru

Muhammadiyah Umumkan Idul Fitri 1445 H Jatuh Pada Hari Rabu 10 April 2024

SukabumiBerita.com—Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengumumkan penetapan 1 Syawal 1445 Hijriah atau Idul Fitri 1445 H/Lebaran 2024 jatuh pada hari...
spot_img
spot_img