Kamis, April 18, 2024
spot_img

Wahana Pontang-panting Mendadak Ambruk di Pasar Ramadhan Sukabumi

Baca Juga

SukabumiBerita.comWahana pontang-panting di pasar Ramadhan yang berlokasi di Alun-alun Cisaat, Kabupaten Sukabumi tiba-tiba ambruk. Kejadian tersebut langsung viral di media sosial. Dalam video berdurasi 30 detik tampak kondisiwahana ambruk yang ambruk dan terlihat seorang bocah digendong ibunya dalam kondisi menangis. Video tersebut sudah ditonton ratusan ribu kali warganet.

Andra (34) selaku pengelola wahana membenarkan insiden wahana ambruk itu. Dia mengatakan wahana berbentuk bulat itu ambruk akibat pengait besi terlepas.

“Penyebabnya ya yang atas itu copot, lepas, tapi ini sudah dikondisikan lagi. Sudah diperbaiki, nggak menyebabkan parah atau fatal, nggak. Ini sudah diperbaiki, kemarin (anak) nangis karena kaget saja,” kata Andra.

Dia menyebut, wahana pontang-panting itu diperuntukkan bagi semua kalangan dan tanpa batas usia. Saat kejadian, ada seorang bocah yang naik wahana dan tiba-tiba bagian ujung pengait terlepas sehingga wahana tersebut ambruk.

“Kalau yang lain kita sudah punya surat izin dari Dinas Pariwisata, surat izin kelayakan. Ini wahana dari tahun 1989, di sini baru dua hari. Misalnya ada lebam atau apa dari pihak kami pun bertanggungjawab,” katanya.

Nurdin selaku Bendahara Persatuan Pengemudi Ojek Kamtibmas Terpadu (PPOKT) Cisaat sekaligus pengelola pasar Ramadan mengatakan sudah mewanti-wanti para pengusaha wahana bermain agar memperhatikan keselamatan dan perawatannya. Saat kejadian, dia langsung mengecek lokasi.

Kapolsek Cisaat Resor Sukabumi Kota AKP Yanto Sudiarto merespons cepat kejadian tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun dalam permainan pontang panting memang ada kejadian jatuhnya lepas satu tiang yang mengakibatkan anak jatuh ke bawah. Terhadap anak tidak terjadi luka maupun korban jiwa,” kata Yanto.

“Itu saja (wahana pontang panting) yang dinyatakan menurut pengelola memang ada kurang baiknya las atau kurang layak sehingga kami dari kepolisian dengan keterangan tersebut mengimbau dihentikan (operasionalnya). Kami akan mengecek wahana-wahana lain (demi keamanan dan keselamatan),” pungkasnya.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
Terbaru

Wajib Pajak Taat dan Tepat Waktu Bayar PBB-P2 Bisa Dapat Hadiah Umrah Gratis di Kabupaten Sukabumi

SukabumiBerita.com—Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi menyiapkan hadiah umrah gratis bagi wajib pajak yang taat dan tepat waktu dalam...
spot_img
spot_img